Banyak Orang Ingin Memiliki, Padahal...

adsense 336x280
Beliau Shallallahu‘alaihi Wa Sallam bersabda:

… وَجُعِلَتْ قُـرَّةُ عَـيْـنِيْ فِي الصَّـلاَةِ 
“…dan telah dijadikan penghibur (penghias) hatiku (kebahagiaanku) pada shalat”. (As Silsilah as Shahihah, Muhammad Nashiruddin al Albani (1332-1420 H), Maktabah al Ma’arif, Riyadh)

Dan beliau Shallallahu'alaihi Wa Sallam juga pernah berkata kepada Bilal bin Rabah Radhiyallahu'anhu :


قُمْ يَا بِلاَلُ، فَـأَرِحْـنَا بِالصَّلاَةِ 

“Bangunlah wahai Bilal, buatlah kami beristirahat dengan (melakukan) shalat”. (Al Qaul al Mufid ‘ala Kitab at Tauhid, Muhammad bin Shalih al Utsaimin (1421 H), Daar Ibn al Jauzi, Dammam, KSA, Cetakan III, Tahun 1419 H/1999 M)

Istirahat yang beliau lakukan adalah shalat 5 waktu, tidak seperti kita yang menghabiskan istirahat dengan melakukan tidur. Karena banyaknya orang yang ingin memiliki sesuatu membut dirinya sulit untuk bersikap tenang, sehingga bisa dikatakan bahwa banyak orang ingin memiliki, padahal memiliki itu sumber kerisauan.

Memilki sesuatu bukan sumber ketenangan hidup, nyatanya banyak orang yang secara duniawi memilki kesuksesan tapi kesuksesan tersebut tidak membuatnya bahagia. Justru orang yang seperti itu lebih banyak menghabiskan waktunya untuk memikirkan apa yang akan dicapai bukan memikirkan bagaimana menerima yang ada.

Maka ketika beliau Shallallahu'alaihi Wa Sallam telah melakukan sesuatu yang melelahkan, beliau melakukan Shalat sebagai waktu untuk beliau beristirahat dan bercengkrama dengan Allah, sehingga membuat keadaan diri menjadi tenang. Karena ketenangan didapat di antara dua, yaitu antara hamba dengan Penciptanya.

Pernah ane menemukan sebuah keluarga, awalnya keluarga tersebut hanya keluarga biasa, sederhana dan tidak ada sesuatu yang perlu untuk dibanggakan. Biasa saja seperti keluarga pada umumnya.

Namun keadaan berubah, sekarang keluarga tersebut memilki mobil. Hampir setiap hari yang di urus adalah mobilnya. Di lap di cuci di buat agar terlihat indah. Pada akhirnya mereka suka keluar rumah, tidak seperti dulu selalu ada dirumah. Sehingga dalam pemikiranku sempat berkata :

"Mobilnya itu membuatnya tidak betah di rumah"

Bayangkan jika ada sebuah keluarga yang memiliki banyak sekali harta, ane yakin mereka akan lebih sibuk memikirkan dan mengelolanya. Sehingga tidak ada sama sekali ketenangan dalam kehidupannya. Dikiranya jalan - jalan itu membawa kebahagiaan, padahal jika difikir berapa harta yang harus rela dikeluarkan untuk melakukan perjalanan, untuk perawatan, untuk kreditan, untuk bensin dan kendala - kendala lainnya yang tak terduga. MasyaAllah banyak sekali. Adakah ketenangan dalam kondisi seperti ini? Jawabnya sama sekali tidak ada.

Maka disini ane coba merubah pola fikir, boleh antum punya banyak harta tapi jangan dihabiskan hanya untuk dunia, ada yang lebih penting dan utama, untuk Allah. Untuk beribadah kepada Allah dengan harta tersebut.

Demikian semoga bermanfaat.
adsense 336x280

0 Response to "Banyak Orang Ingin Memiliki, Padahal..."

Posting Komentar