Cuma Cerita Gadis Kecil

adsense 336x280 Perintah jilbab, Allah tuangkan didalam Al - Quran yang terdapat pada ayat,

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59).

Dizaman sekarang ini banyak cara supaya terkenal, bahkan menggunakan berbagai cara agar bisa tampil di media, sampai - sampai menyinggung agama. Ada yang berkata : "Jilbab tidak wajib", "Jilbab hanya pilihan", "Boleh tidak berjilbab", macam - macam perkataannya, yang penting bisa disorot media. Ini berbahaya karena berkata tanpa melihat Al - Quran dan Hadits nabi Shallallahu'alaihi Wa Sallam. Orang seperti ini akan lebih banyak merusak daripada memperbaiki ummat. Betapa tidak? Sudah manusianya rusak, ditambah lagi dengan perkataan bahwa jilbab tidak wajib, yang pada akhirnya akan merusak kaum Hawa, ditambah lagi manusia diciptakan dengan membawa nafsu, dan cenderung untuk berbuat dosa.

Kemudian ada juga berita yang tersebar bahwa sebuah Perguruan Tinggi Islam melarang para mahasiswanya memakai jilbab, MasyaAllah. Inilah yang terjadi jika berkata bukan berdasarkan ilmu agama, padahal jilbab itu sendiri merupakan identitas Islam, ini justru yang melarang Sekolah yang terkenal Keislamannya. Musibah, benar - benar musibah, tanda zaman akan berakhir. Padahal jilbab itu bukan ciri teroris, jilbab itu ciri keislaman seseorang. Wanita yang berusaha mentaati perintah Allah Subhana Wa Ta'aala. Bukan melarangnnya sehingga berpakaian seperti wanita kafir. Hanya kepada Allah kita meminta pertolongan.

Berikutnya disini ane akan menceritakan sebuah kisah yang pertama kali ane dengar dari seorang ustadz hafidazhullah, bernama Ustadz Syafiq Reza Basalamah. Beliau pernah menceritakannya, yukk kita simak ceritanya :

Beliau pernah berkata :

"Cerita ini terjadi di Jeddah (Jika tidak salah ingat), berawal dari seorang gadis kecil yang memakai jilbab panjang."

"Di sebuah sekolah tempatnya belajar, Bu guru melarangnya untuk memakai jilbab, lalu dia pun pulang mengadukan kepada ibunya tentang perintah gurunya."

Gadis kecil itu berkata : "Bu, disekolah tidak boleh memakai jilbab lagi". 

"Kenapa anakku, jilbab itu perintah Allah". Tanya ibunya penuh heran.

Gadis itu menjawab : "Tapi disekolah dilarang memakai jilbab, bu."

"Anakku, kamu pilih mana, Allah yang memerintahkanmu berjilbab, Dia juga memberimu banyak kenikmatan atau gurumu yang tidak memberikan manfaat dan bahaya kepadamu?". Tanya ibunya lagi.

Gadis itu menjawab : "Aku pilih Allah, Bu."

"Keesokkan harinya, gadis tersebut memakai jilbab, sesampainya disekolah, gurunya marah - marah, sampai - sampai temanya semua melihat kepadanya, maka gadis itu pun menangis."

"Kenapa kamu memakai jilbab, bukankah aku sudah melarangnya?!". Tanya Bu guru.

"Aku tidak tahu harus pilih siapa, Bu guru atau Dia?". Jawab gadis tersebut sambil menangis.

"Dia siapa?!". Bu guru bertanya penuh heran.

"Dia Allah yang memerintahkanku untuk berjilbab.". Jawab gadis tersebut.

"Maka seketika Bu guru tersebut merasa takut, kakinya gemetar mendengar kalimat tersebut."

"Besok kamu panggil ibumu ke sekolah.". Kata Bu guru.

"Keesokkannya harinya, ibu dari gadis tersebut datang menghadap Bu guru, dan situ beliau menangis sejadi - jadinya karena merasa bersalah telah melarang anak muridnya memakai jilbab."



Pelajaran yang bisa kita ambil adalah, jangan takut kepada manusia didalam menjalankan ketaatan kepada Allah , karena yang dapat memberimu manfaat dan bahaya hanyalah Allah. Manusia tidak bisa apa - apa. Walaupun sekarang kamu disiksa, itu lebih ringan daripada disiksa oleh Allah Subhana Wa Ta'aala.

Nah mungkin ada yang salah didalam memahami ayat diatas, yaitu pada ayat : "Supaya mereka lebih mudah untuk dikenal", padahal maknanya adalah dikenal bahwa dia seorang Muslimah dengan jilbab dan cadarnya tersebut, bukan dikenal wajahnya, ini dua hal yang berbeda yaa.

Sebagian orang menganggap jilbab dan cadar menghalangi penggunanya untuk dikenal, padahal wanita wajib memakai jilbab dan sunnah memakai cadar, sehingga beranggapan dengan melepas jilbab dan cadar lebih dikenal wajahnya, ini pemahaman yang salah.

Di ayat selanjutnya dikatakan : "karena itu mereka tidak diganggu", maknanya adalah tidak diganggu dari pandangan laki - laki yang hatinya berpenyakit. Jadi berbahaya jika tidak memakai jilbab dan cadar dari pandangan laki - laki yang bukan mahram nya.

Demikian semoga bermanfaat.
adsense 336x280

0 Response to "Cuma Cerita Gadis Kecil"

Posting Komentar