Dinamakan Hari Raya

adsense 336x280 Hadits yang diisyaratkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiah, diriwayatkan oleh Bukhari (952) dan Muslim (892), dari Aisyah Radhiallahu Anha, dia berkata, "Aisyah Radhiallahu Anha berkata, 'Abu Bakar datang dan di hadapan saya ada dua anak gadis budak yang sedang berdendang dengan lagu yang biasa didendangkan kalangan Anshar pada perang Bu'ats.' Aisyah berkata, 'Keduanya bukan penyanyi.' Maka Abu Bakar berkata, 'Apakah layak ada seruling setan di rumah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam?' Maka Rasulullah Shallalalhu Alaih Wa Sallam bersabda,

يَا أَبَا بَكْرٍ إِنَّ لِكُلِّ قَوْمٍ عِيدًا وَهَذَا عِيدُنَا

"Wahai Abu Bakar, sesungguhnya bagi setiap kaum ada hari rayanya, dan hari ini adalah hari raya kita."

Dalam bahasa kita Hari Raya itu identik dengan bersenang - senang dan makan - makan, selain dari itu maka bukan dinamakan Hari Raya. Seperti kita yang merayakan Idul Fitr, Idul Qurban, disana ada yang namanya makan - makan yang dengannya mereka bergembira dan bersenang - senang. Dan ini sesuai dengan naluri dan sifat dasar manusia yaitu menyukai kesenangan dan bermain - main.

Adapun sekarang hanya menyepi dan tidak melakukan aktivitas apapun maka keadaan seperti ini sama sekali bertentangan dengan watak dan sifat dasar manusia. Jika ditanyakan kepada mereka, apa enaknya Hari Raya seperti itu? Tidak ada aktivitas yang menghibur, tidak ada hiburan yang menyenangkan hati. Sebab hanya sepi dan tidak ada kegiatan. Hari Raya yang diadakan setahun sekali seharusnya di isi dengan suasana yang menggembirakan bukan dengan menyepikan diri atau mengheningkan diri.

Jadi, Hari Raya itu yang ramai penuh dengan keceriaan itulah yang sesuai dengan sifat manusia. Makanya islam menjunjung tinggi apa yang di sukai manusia dalam berhari raya dengan mengadakan acara pertunjukkan berupa nyanyian bocah - bocah dengan diiringi musik yang dibolehkan dalam islam. Seperti rebana tanpa gencringan, yang hanya dimainkan di Hari Raya. Tentunya ini membuat Hari Raya terasa senang dan gembira.

Sungguh agama islam itu mengatur segala sesuatu yang tidak melupakan apa - apa yang disukai manusia, kemudian sesuai dengan sifat dasar manusia yang menyukai keramaian dan bersenang - senang. Itulah yang dinamakan Hari Raya.

Demikian semoga bermanfaat. adsense 336x280

0 Response to "Dinamakan Hari Raya "

Posting Komentar