Gerhana dan Ketakutan

adsense 336x280
Lihatlah apa yang dilakukan oleh Nabi kita Shallallahu ’Alaihi Wa Sallam:

عَنْ أَبِى مُوسَى قَالَ خَسَفَتِ الشَّمْسُ فِى زَمَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَامَ فَزِعًا يَخْشَى أَنْ تَكُونَ السَّاعَةُ حَتَّى أَتَى الْمَسْجِدَ فَقَامَ يُصَلِّى بِأَطْوَلِ قِيَامٍ وَرُكُوعٍ وَسُجُودٍ مَا رَأَيْتُهُ يَفْعَلُهُ فِى صَلاَةٍ قَطُّ ثُمَّ قَالَ « إِنَّ هَذِهِ الآيَاتِ الَّتِى يُرْسِلُ اللَّهُ لاَ تَكُونُ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ وَلَكِنَّ اللَّهَ يُرْسِلُهَا يُخَوِّفُ بِهَا عِبَادَهُ فَإِذَا رَأَيْتُمْ مِنْهَا شَيْئًا فَافْزَعُوا إِلَى ذِكْرِهِ وَدُعَائِهِ وَاسْتِغْفَارِهِ

Abu Musa Al Asy’ari radhiyallahu ‘anhu menuturkan, ”Pernah terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nabi lantas berdiri takut karena khawatir akan terjadi hari kiamat, sehingga beliau pun mendatangi masjid kemudian beliau mengerjakan shalat dengan berdiri, ruku’ dan sujud yang lama. Aku belum pernah melihat beliau melakukan shalat sedemikian rupa.”
Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam lantas bersabda,”Sesungguhnya ini adalah tanda-tanda kekuasaan Allah yang ditunjukkan-Nya. Gerhana tersebut tidaklah terjadi karena kematian atau hidupnya seseorang. Akan tetapi Allah menjadikan demikian untuk menakuti hamba-hamba-Nya. Jika kalian melihat sebagian dari gerhana tersebut, maka bersegeralah untuk berdzikir, berdo’a dan memohon ampun kepada Allah.” (HR. Muslim no. 912)

Gerhana sekarang tidak seperti dulu. Dahulu jika terjadi gerhana, orang – orang ketakutan. Ada yang bawa panci, gidir, pentungan dan sebagainya. Supaya gerhana itu pergi. Bahkan ada juga yang ngumpet dibawah bale (tempat duduk dari bambu) saking takutnya ada gerhana.

Adapun orang zaman now, mereka berani melihatnya sampai – sampai membawa kamera untuk di foto dan diabadikan. Inilah kesalahan sekaligus kelemahan umat Islam di zaman now ini.

Seakan gerhana ditampilkan oleh Allah hanya untuk dinikmati. Padahal sebenarnya gerhana itu merupakan salah satu dari tanda – tanda Kekuasaaan Allah Subhana Wa Ta’ala. Bahwa Allah mampu menutup bulan dari cahayanya dan juga mampu menutup matahari dari sinarnya. Ingat, jika itu saja Allah mampu melakukannya maka lebih mampu lagi bagi Allah untuk mendatangkan azab.

Maka ketakutan itu mendatangkan ketundukkan dengan melaksanakan Shalat. Agar manusia ingat siapa Tuhannya.

Demikian semoga bermanfaat.
adsense 336x280

0 Response to "Gerhana dan Ketakutan"

Posting Komentar