Hidup Sesuai Kebutuhan

adsense 336x280
Allah Subhana Wa Ta’aala berfirman di dalam Al - Quran :

وَلَكُمْ فِيهَا مَنَٰفِعُ وَلِتَبْلُغُوا۟ عَلَيْهَا حَاجَةً فِى صُدُورِكُمْ وَعَلَيْهَا وَعَلَى ٱلْفُلْكِ تُحْمَلُونَ

Dan (ada lagi) manfaat-manfaat yang lain pada binatang ternak itu untuk kamu dan supaya kamu mencapai suatu keperluan yang tersimpan dalam hati dengan mengendarainya. Dan kamu dapat diangkut dengan mengendarai binatang-binatang itu dan dengan mengendarai bahtera. (Al-Mu’min 40:80)

Jika kita melihat pada ayat di atas maka kita bisa memahami tentang rizki pada setiap makhluk di bumi. Allah memberikan rizki tersebut untuk mencapai kebutuhan manusia, bukan untuk mencapai keinginan manusia. Segala yang diperlukan oleh manusia, Allah sudah mencukupinya.

Berikut ini ane akan memberikan contoh :

Seperti baju yang kita pakai, celana yang kita pakai. Kita tidak bisa beribadah tanpa baju dan celana. Makanya Allah mencukupi kedua benda tersebut karena memang keduanya dibutuhkan oleh manusia.

Kemudian makan dan minum, manusia juga sangat membutuhkan makanan dan minuman untuk bertahan hidup. Sebab manusia akan mati tanpa makan dan minum. Makanya Allah mencukupi makan dan minum kita untuk bertahan hidup.

Namun sebagian besar manusia, lebih memilih untuk mencapai apa yang mereka inginkan dari pada memenuhi kebutuhannya. Sehingga banyak diantara mereka yang mengeluh dengan hasil usahanya yang tidak sesuai dengan keinginannya. Karena memang Allah hanya memberikan yang dibutuhkan saja bukan memberikan yang diinginkan oleh mereka.

Maka pada kondisi seperti itu, Allah Subhana Wa Ta'aala tidak bisa disalahkan, hanya karena masalah keinginan yang banyak itu tidak tercapai. Jangan salahkan Allah jika ada manusia yang gila dan stress akibat cita - cita yang tidak tercapai, karena itu hanya angan - angan saja bukan menjadi kewajiban bagi Allah untuk memenuhi semua angan - angan mereka. Kewajiban Allah hanya memenuhi kubutuhan.

Ane juga akan memberikan contoh keinginan manusia :

Seperti emas dan permata. Kedua benda tersebut seandainya kita miliki tidak akan mencukupi nafsu manusia. Karena mereka akan terus mencarinya untuk yang kedua, ketiga dan keempatnya. Padahal kita bisa hidup tanpa kedua benda tersebut. Ini berarti kedua benda tersebut hanya bersifat keinginan bukan kebutuhan. Makanya Allah tidak memberikannya ke setiap manusia.

Kemudian rumah mewah beserta isinya. Ini jelas hanya keinginan manusia yang berambisi meraih kekayaan. Padahal jika kita lihat mereka yang tinggal di rumah kontrakkan tidak membuat penghuninya mati. Justru mereka yang tinggal dalam kontrakkan itu merasa hidupnya tenang dan bahagia, jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki segalanya.

Jadi, hiduplah sesuai kebutuhan, bukan sesuai keinginan yang tidak bertepi.

Demikian semoga bermanfaat.
adsense 336x280

0 Response to "Hidup Sesuai Kebutuhan"

Posting Komentar