Pakaian Kotor dan Minyak Wangi

adsense 336x280
Anas Bin Malik radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ. رواه ابن ماجه

Artinya: “Setiap anak Adam sering melakukan dosa dan sebaik-baiknya orang yang melakukan dosa adalah orang-orang yang bertaubat”. (HR. Ibnu Majah, no. 4251, dan dihasankan oleh Al-Albani)

Dirumah, kita sering melihat pakaian – pakaian kotor, ditumpuk – tumpuk hingga menggunung. Apalagi saat ini musim hujan, yang terkadang panas dan hujan menjadi tidak menentu.

Tidak hanya pakaian saja, disana juga ada sesuatu yang lain. Sehabis kita makan ada piring yang kotor, sehabis kita minum ada gelas yang kotor, dll. Pada awalnya barang dan benda tersebut bersih tapi karena kita memakainya maka dia menjadi kotor.

Bagaimana menurutmu jika pakaian kotor itu diberi minyak wangi, apakah kotor itu akan menjadi hilang? Jawabnya tidak. Justru dia akan semakin bau.

Kita, manusia yang penuh dengan dosa dan kita tidak bisa mengelak karena memang sifat dasar manusia adalah pendosa. Suka melakukan hal yang sesuai dengan hawa nafsu tanpa mengindahkan akal waras kita. Maka diri kita ini ibarat pakaian kotor yang siap dimasukkan ke dalam mesin pencuci dosa. Tidak ada manusia yang suci seutuhnya.

Sebagai makhluk yang punya dosa seharusnya mencuci itu lebih baik daripada memberi minyak wangi. Kita sadar dan kesadaran itulah yang mengharuskan kita untuk bertaubat, karena taubat sebagai pencucinya. Agar diri kita kembali bersih seperti semula.

Maka jika kamu melihat pakaian kotor disana, cucilah hingga bersih kemudian jemurlah agar pakaian tersebut kembali bersih, bukan memberinya dengan minyak wangi.

Tetapi dizaman sekarang ini, telah banyak detergen yang menggabungkan pembersih dengan minyak wangi. Jika hal itu memungkinkan maka lakukanlah.

Demikian semoga bermanfaat.
adsense 336x280

0 Response to "Pakaian Kotor dan Minyak Wangi"

Posting Komentar