Sifat Dunia

adsense 336x280
Allah Subhana Wa Ta’aala sudah menjelaskan tentang hakikat dunia ini :

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ

Semua yang ada di bumi itu akan binasa.

وَيَبْقَىٰ وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. (QS. Ar – Rahman : 26-27)

Semuanya yang ada di dunia ini akan binasa, hilang dan rusak. Makanya Allah sudah menjelaskan tentang hakikat dunia, jika kita mau memikirkan dan merenungi tentang apa yang terjadi pada diri sendiri dan orang sekitar kita maka dapatlah kita fahami, ternyata dunia itu memang mudah hilang dan rusak. Merk apapun yang ada di dunia akan rusak dalam beberapa waktu kedepan.

Kemudian juga sering kali kita mengeluh dengan kondisi yang sedang kita alami sekarang, tentang kesusahan yang tiada henti dan kesenangan yang semakin nikmat. Kita lupa bahwa semua itu akan ada masa berakhirnya. Karena roda berputar tidak selalu berada di atas, akan ada masanya dia berada di bawah.

Tidak semua orang yang senang itu bahagia, tapi orang yang bahagia sudah pasti dia merasa senang. Terkadang penampilan seseorang menipu mata kita, kita melihat betapa senangnya orang tersebut padahal di belakang dia, ada masalah yang sangat banyak, namun tidak dia tampakkan di depan kita. Sehingga kita melihat seolah - olah hidupnya selalu bahagia tanpa ada masalah sedikitpun juga. Itu yang banyak terjadi d tengah - tengah kehidupan kita.

Kondisi seperti ini membuat kita ingin seperti dia, merasakan kenikmatan hidup di dunia, tanpa melihat masalah yang sangat besar di belakangnya. Inilah yang memicu banyak orang untuk menjadi gila dan akhirnya mati. Kondisi inilah yang jarang dari kita memikirkannya, makanya hidup selalu senang dan bahagia padahal kenyataannya tidak lah demikian.

Karena Allah sudah menetapkan bahwa kehidupan dunia yang antum bersenang - senang di dalamnya akan ada batas yang mengakhirinya, yaitu kesusahan. Sebagaimana Kesusahan yang setiap hari kita jalani juga akan ada batas yang mengakhirinya, yaitu kebahagiaan dan kesenangan. Sehingga sejak kalimat ini di tulis atau bahkan jauh sebelum ini kita bisa mengatakan : "Tidak ada putus asa selama hayat dikandung  oleh badan."

Sebagai contoh yang ane berikan di sini adalah jalan Aspal, jalan yang di Cor. Mungkin antum ketika petama kali melewati jalan yang baru di aspal atau Cor tersebut merasa sangat nyaman, padahal beberapa tahun ke depan di jalan yang sama sudah ada lubang yang menggangu perjalanan antum. Ini menunjukkan bahwa jalanan termasuk dunia yang akan rusak beberapa waktu mendatang.

Tidak ada yang abadi bagi setiap orang yang hidup di dunia, kecuali hanya Allah Subhana Wa Ta'aala saja. Tidak ada yang selain Dia.

Demikian semoga bermanfaat.
adsense 336x280

0 Response to "Sifat Dunia"

Posting Komentar