Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas di Mata Kami

adsense 336x280
sumber: fotodakwah.com



Pepatah mengatakan:

النَّاسُ أَعْدَاءُ مَاجَهِلُوا

“Manusia itu menjadi musuh terhadap sesuatu yang tidak diketahuinya.”

Demikian juga ancaman dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

لا يَدْخُلُ الجَنَّةَ نَمَّامٌ

“Tidak masuk surga pelaku namimah (tukang fitnah)” (HR. Muslim no. 105)

Hal ini sesuai dengan apa yang telah terjadi pada Guru kami, Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas hafidzahullah. Beliau di anggap sesat, padahal kenyataannya tidaklah demikian.

Beliau orang yang sangat anti dengan Kesyirikan dan tradisinya serta Kebid’ahan dan ajarannya. Semua yang beliau lakukan memang benar jika kita melihat Al Quran dan Hadits secara mendalam, mendalam disini bukan asal baca Al Quran yang kemudia selesai tanpa menimbukan bekas, tapi di baca dan difahami isi dan tafsirnya.

Beliau sangat tegas dalam berdakwah, jika aku boleh menyamakan maka beliau seperti Umar Al Faruq mirip – mirip jauh, karena memang Para Sahabat Radhiyallahu’anhum tidak ada yang bisa menyainginya. Tapi beliau sangat tegas mirip Umar Al Faruq.

Aku pernah mengikuti kajian beliau, diawal – awal aku baru mengenal manhaj Salaf ini. Beliau berbadan besar, jika berjalan beliau berjalan dengan tegap, matanya tajam dan galak, sedikit candanya, banyak seriusnya dalam menyampaikan kajian (Memang seharusnya seperti itu kajian harus serius karena yang disampaian adalah Ucapan Allah dan Nabi-Nya bukan malah cekikikan).

Tetapi rupanya ada sekelompok orang yang tidak suka dengan beliau. Tanpa alasan yang benar.

“Jika kamu pernah mendengar ada orang berkata : ‘Disana ada hantu, padahal kamu sendiri tidak pernah melihat hantu disana’. “

Hal ini seperti yang terjadi pada Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas hafidzahullah, beliau dituduh sesat padahal tidak ada bukti. Buktikan jika memang Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas hafidzahullah itu sesat, mana buktinya. Cobalah kamu datang sekali saja ke tempat kajian Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas hafidzahullah kemudian kamu dengaran isi kajiannya. Demi Allah tidak ada yang sesat.

Tuduhan itu sudah lama dilemparkan kepada beliau, namun anehnya mereka hanya menuduh tidak membawakan bukti. Masjid Imam Ahmad bin Hanbal sempat berhenti karena ulah mereka. Mereka katakan menghentikan pembangunan masjid merupakan Jihad, dimana akal mereka? Jihad itu melawan hawa nafsu, melawan orang kafir bukan mencegah pembangunan masjid.

Mereka yang mengajak untuk berdialog di Balai Kota Bogor tapi dia sendiri tidak datang. Malah timbul tuduhan baru :

“Yazid bin Abdul Qadir Jawas kabur”

MasyaAllah, apakah kamu tidak takut akan Adzab Allah turun kepadamu? Karena fitnah itu dosanya lebih besar daripada membunuh manusia. Jika membunuh saja dosanya itu sangat besar maka bagaimana dengan fitnah?

Dan yang perlu di ingat, pelaku fitnah diancam tidak akan masuk ke dalam surga. Ingat itu camkan itu.

Demikian semoga bermanfaat.
adsense 336x280

0 Response to "Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas di Mata Kami"

Posting Komentar