Al - Quran Bukanlah Fiksi

adsense 336x280
Allah Subhana Wa Ta’aala berfirman:

( إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ )الأعراف/ 54.

“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas `Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam”. (QS. Al A’raf: 54)

Jika ane menantangmu dengan ayat di atas, apakah ayat di atas seperti fiksi seperti yang antum katakan itu? Jika di katakan bahwa Allah Subhana Wa Ta'aala adalah Pencipta langit dan bumi, itu benar dan itu faktanya. Jika di katakan Allah sebagai Tuhan itu juga benar, dan itu faktanya. Jika di katakan bahwa Allah bersemayam di atas langit, itu juga benar dan itu faktanya, bukti yang memperkuat adanya Allah di atas langit adalah ketika antum sedang berdo'a, kenapa antum selalu menengadahkan tangan ke atas langit? Bukankah itu bukti bahwa Allah memanglah berada di sana, di atas langit yang tujuh? Ini bukti dan ini fakta. Jika di katakan Allah lah yang menjadikan malam hari setelah siang tadi, kira - kira ini benar terjadi atau hanya sekedar fiksi? Ini terjadi, dan sekarang sedang terjadi malam hari. Asalkan antum tau yang mengatakan sekarang malam hari adalah Al - Quran Kalam Allah Subhana Wa Ta'aala. Dan malam hari itu lebih cepat dibandingkan dengan siang hari, cobalah antum tidur sekarang baru saja tidur esoknya sudah pagi lagi, ini menunjukkan bahwa perkataan Al - Quran itu fakta bukan fiksi. Maha Suci Allah dari perkataan orang - orang yang menganggap Al - Quran adalah fiksi. Sungguh perkataan yang antum lontarkan itu sama sekali tidak memiliki sandaran, sehingga membuatnya bagaikan perkataan sarang laba - laba. 

Seandainya Al - Quran yang kita pegang dan antum punya di dalam rumah - rumah kaum muslimin adalah fiksi, tentunya akan banyak sekali perubahan yang di lakukan karena masing - masing kita merasa Al - Quran perlu untuk di revisi, kan ini fiksi, tapi nyatanya Al - Quran tetap dan tidak berubah dari zaman kenabian hingga di zaman sekarang, yang antum sampai berkata Al - Quran itu fiksi. Tidak ada perubahan sedikitpun juga karena Al - Quran memang sudah baku tidak boleh ada satu orang pun yang merubahnya dan Al - Quran ini sesuai dengan kehidupan kita, ini menunjukkan bahwa Al - Quran adalah fakta bukan fiksi belaka.

Bukankah Allah sudah mangatakan tentang kefaktaan Al- Quran :

قُلْ صَدَقَ ٱللَّهُ ۗ فَٱتَّبِعُوا۟ مِلَّةَ إِبْرَٰهِيمَ حَنِيفًا وَمَا كَانَ مِنَ ٱلْمُشْرِكِينَ

Katakanlah: "Benarlah (apa yang difirmankan) Allah". Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik. (QS. Ali Imran : 95)

Maka jelaslah bagi kita dari ayat di atas bahwa semua yang Allah firmankan adalah benar dan fakta yang berlaku bagi seluruh makhluk di bumi. Maka ikutilah agama islam yang benar lagi lurus pemahamannya. Bukan berdasarkan pemahaman Filsafat. Contoh agama islam yang benar lagi lurus pemahamannya adalah seperti yang sedang berlangsung di Radio Rodja 756 am via internet. Itu yang benar - benar Islam bukan islam yang KW atau abal - abal.

Demikian semoga bermanfaat.

adsense 336x280

0 Response to "Al - Quran Bukanlah Fiksi"

Posting Komentar